Dalam rangka mendukung program Adiwiyata dan penguatan budaya peduli lingkungan di lembaga pendidikan, LPBINU Kabupaten Pasuruan bersama Tim Penyuluh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan melaksanakan kegiatan monitoring pengolahan sampah sekaligus edukasi pembentukan bank sampah di Lembaga Pendidikan Darul Ulum Karangpandan, Kecamatan Rejoso, pada Rabu (13/5/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga sekolah terhadap pentingnya pengelolaan sampah sejak dini, mulai dari pemilahan sampah organik dan anorganik, pengomposan, hingga pembentukan sistem bank sampah di lingkungan sekolah. Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan peninjauan langsung terhadap proses pengelolaan sampah yang telah berjalan serta memberikan arahan terkait penguatan program lingkungan berbasis partisipasi warga sekolah.
Perwakilan LPBINU Kabupaten Pasuruan menyampaikan bahwa program bank sampah di lembaga pendidikan bukan hanya sekadar program kebersihan, namun juga bagian dari pendidikan karakter dan pembiasaan hidup peduli lingkungan bagi para siswa.
Sementara itu, Tim Penyuluh DLH Kabupaten Pasuruan memberikan edukasi mengenai pentingnya pengurangan sampah dari sumbernya, pengelolaan sampah terpadu, serta mendorong sekolah untuk aktif dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan melalui program Adiwiyata.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap adanya pendampingan berkelanjutan agar program pengelolaan sampah dan bank sampah di lingkungan sekolah dapat berjalan optimal serta menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lainnya.
Melalui kolaborasi antara LPBINU, DLH Kabupaten Pasuruan, dan lembaga pendidikan, diharapkan gerakan peduli lingkungan dan pengelolaan sampah berbasis sekolah dapat terus berkembang demi menciptakan generasi yang sadar akan pentingnya menjaga lingkungan.
