www.domainesia.com

Waspada Angin Kencang, Perbanyak Ikhtiar dan Doa Memohon Perlindungan kepada Allah SWT


Cuaca ekstrem yang disertai angin kencang perlu menjadi perhatian bersama. Selain berpotensi menyebabkan pohon tumbang, kerusakan rumah, dan gangguan aktivitas masyarakat, kondisi ini juga mengingatkan pentingnya meningkatkan kesiapsiagaan sebagai bagian dari ikhtiar menjaga keselamatan.

Dalam ajaran Islam, manusia diperintahkan untuk berusaha semaksimal mungkin sebelum bertawakal kepada Allah SWT. Upaya sederhana seperti memeriksa kondisi atap rumah, memangkas dahan pohon yang rapuh, mengamankan barang-barang yang mudah diterbangkan angin, serta menghindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho merupakan bentuk ikhtiar yang sejalan dengan nilai-nilai syariat.

Allah SWT berfirman:

"Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan." (QS. Al-Baqarah: 195).

Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga keselamatan jiwa adalah kewajiban setiap Muslim. Karena itu, mengabaikan peringatan cuaca atau bertindak ceroboh bukanlah sikap yang diajarkan dalam Islam.

Selain melakukan ikhtiar, Rasulullah SAW juga mengajarkan doa ketika angin bertiup kencang. Dari Sayyidah Aisyah RA, Nabi Muhammad SAW berdoa:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا، وَخَيْرَ مَا فِيهَا، وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا، وَشَرِّ مَا فِيهَا، وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada padanya, dan kebaikan yang dibawanya. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan angin ini, keburukan yang ada padanya, dan keburukan yang dibawanya." (HR. Muslim).

Doa tersebut mengajarkan bahwa setiap fenomena alam berada dalam kekuasaan Allah SWT. Seorang Muslim tidak diperkenankan mencela angin, melainkan dianjurkan memohon agar Allah memberikan manfaat dan menjauhkan segala keburukan yang mungkin ditimbulkannya.

Di tengah potensi cuaca ekstrem, masyarakat diharapkan tetap tenang, tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan arahan pemerintah daerah. Semangat gotong royong untuk saling membantu apabila terjadi musibah juga menjadi bagian dari ajaran Islam yang harus terus dijaga.

Semoga Allah SWT senantiasa melindungi masyarakat dari segala bentuk bencana, memberikan kekuatan dalam menghadapi setiap ujian, serta menjadikan setiap ikhtiar dan doa sebagai jalan memperoleh keselamatan dunia dan akhirat.

(LPBI NU Kabupaten Pasuruan)